Awas, Ini Tanda-Tanda Orang yang Berpotensi Bunuh Diri

Awas, Ini Tanda-Tanda Orang yang Berpotensi Bunuh Diri

Seorang warga Jakagarsa, Indra (36) bunuh diri dengan cara gantung diri dan disiarkan live lewat facebook. Kabar ini tentu saja mengundang rasa prihatin berbagai pihak. Untuk itu, agar tak terjadi lagi kasus-kasus semacam ini, kita perlu mengenali orang-orang di sekitar kita, bahkan kita sendiri agar tidak melakukan tindakan yang konyol tersebut.

Mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri, biasanya memang dilakukan oleh orang yang depresi yang kronis dan merasa sudah tidak ada lagi jalan keluar untuk mengatasi masalah tersebut. Menurut psikolog klinis Sanatorium Dharmawangsa, Liza Marielly Djaprie, depresi selalu diawali dengan stres, akumulasi tekanan hidup karena kenyataan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Nah, untuk mengenali tanda-tanda orang yang berpotensi bunuh diri itu, bisa dilihat dari bagaimana interaksi komunikasi mereka. Misalnya, ketika ada orang yang bilang di kehidupan nyata maupun di dunia maya “Hidup terasa hampa” atau “Di surga sepertinya enak ya”. Ketika kita menemukan ungkapan-ungkapan semacam ini, maka kita yang mungkin sebagai teman atau sahabat bisa berusaha untuk mengajak bicara mereka.

Ya, harapannya tentu saja agar stres dan depresi berkurang karena kita bisa mengajak teman yang curhat tersebut berbagi cerita dan menemukan alternatif pemecahan masalah terbaik dari masalah hidupnya. Agar mereka tidak nekad bunuh diri. Ini langkah kecil yang bisa kita lakukan. (Yons Achmad/HALALTREN.COM).

Penulis. Founder Halaltren.com. WA: 082123147969