Gubernur BI : Pesantren Penggerak Halal

Gubernur BI : Pesantren Penggerak Halal
Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2018 resmi dibuka oleh Gubernur Bank Indonesia (BI),  Perry Warjiyo,   di Grand City, Surabaya, Jawa Timur.
Gubernur BI menyatakan, pihaknya ingin mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Dalam ISEF 2018 kali ini tema umum yang diangkat adalah “Memperkuat Ekonomi Nasional: Penciptaan Rantai Nilai Halal dan Inovatif”
Dalam memperkuat ekonomi dan keuangan syariah, BI menggandeng seluruh pesantren di Indonesia yang menjadi salah satu rantai nilai halal.
“BI bekerja sama dengan seluruh pondok pesantren di Indonesia yang merupakan salah satu rantai pasok halal,” kata Perry. “Fastabiqul Khairat melalui pesantren sebagai salah satu rantai pasok halal, semoga dapat mendorong tumbuhnya ekonomi syariah di Indonesia,” kata Perry.
Perry  berharap, melalui acara ini, masyarakat melalui pesantren mampu menjadi produsen, bukan hanya menjadi konsumen. Menjadi pembuat, bukan hanya pemakai. Pesantren harus menjadi penggerak bisnis halal.
Gubernur BI  menjabarkan, ada tiga alasan utama, dalam pelibatan pesantren. Pertama, sudah adanya ikatan antar pesantren untuk saling memberdayakan, kedua kemandirian santri sudah tidak diragukan lagi, dan ketiga,  di pesantren sebagai pusat kajian fiqih.
“Jangan hanya ngaji fiqih di pesantren, tapi juga ngaji sugih (ngaji kaya). Dan jadikan bisnis itu sebagai ibadah,” jelasnya. (Sumber/fm/kemenag.co.id)