Pantai di Gunungkidul Makin Ramah Wisata Keluarga

Pantai di Gunungkidul Makin Ramah Wisata Keluarga

Pesona pantai di wilayah Gunungkidul tak pernah membosankan. Deretan pantai yang indah dan alami, membuat wisatawan datang dan datang lagi. Berbagai pantai yang ada punya pesona dan keunikan sendiri.

Yang mau snorkeling, bisa ke Pantai Nglambor, dan Wedi Ombo. Yang mau panjat tebing, silakan ke Pantai Siung. Yang ingin menguji adrenalin, bisa ke Pantai Timang, dan menyeberang ke pulau karang dengan ‘gondola’ tradisional yang ada. Pantai ini merupakan pantai favorit wisatawan Malaysia.

Yang mau nyeberang ke pulau Drini hanya dengan jalan kaki, ya datang saja ke Pantai Drini. Yang mau ke Bukit Idaman, silakan ke Krakal. Yang mau voli pantai ya ke Pantai Sepanjang. Yang menarik, pantai-pantai tersebut kini makin nyaman dikunjungi oleh rombongan besar alias keluarga. Sejumlah pantai dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas tambahan yang penting untuk rombongan besar. Seperti tempat parkir, toilet, gazebo, penginapan hingga tempat ibadah.

Bangunan mushola, bahkan masjid, yang bisa untuk salat berjamaah berdiri di tempat yang mudah dijangkau. Di Pantai Sundak, masjid besar berada di dekat parkir. Parkirnya pun lumayan luas. Di Pantai Sepanjang, masjidnya juga berada di tempat yang strategis. Dekat dengan tempat parkir dan pusat informasi. Bus besar bisa parkir kurang dari 50 meter dari masjid.

Seperti yang tercantum di prasasti, masjid di Pantai Sepanjang ini diresmikan sejak 2014. Pengelola masjid ini, Subiyo, adalah Ketua Pokdarwis Pantai Sepanjang. “Alhamdulillah, dengan adanya masjid ini, pengunjung bisa dengan tenang saat menikmati Pantai. Pas waktu salat tak harus keluar lokasi. Jadi sehabis salat bisa kembali ke pantai,” kata Subiyo.

Sebagaimana yang tampak saat itu. Usai bermain di pantai terpanjang di Gunungkidul ini, rombongan besar dari Sukoharjo dengan bus pariwisata, melakukan salat Lohor berjamaah di masjid ini. Pimpinan rombongan dengan gesit mengatur anggotanya. Memanggil yang masih di luar untuk segera berwudlu dan menuju lantai atas. Masjid ini memang berada di lantai atas.

Fasilitas penginapan semacam homestay atau guest house juga tersedia di pantai yang panjangnya 2 kilometer ini. Sedangkan untuk warung sangat banyak. Anggota Pokdarwis ada 200 orang. Hampir semuanya punya kios di sepanjang pantai ini. Keluarga bisa makan sambil menikmati laut.

Jika air laut surut, pengunjung bisa mencari ikan-ikan kecil di karang yang tak lagi digenangi air. Satu kegiatan yang menyenangkan bagi keluarga. Ibu bisa bermain dengan anaknya. Ayah-anak pun bisa saling membantu menangkap ikan.

Pantai yang akan segera memiliki ikon berupa patung pemain voli pantai ini kini juga dilengkapi spot selfie. Ada yang berupa ayunan dibalut bunga atau simbol love. Spot ini dipasang di atas pasir pinggir pantai. Pengunjung bebas memanfaatkannya. (Sumber: KR/20/7/17)