Target Wisata Halal 2019

Target Wisata Halal 2019

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menilai sektor pariwisata akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi Indonesia.  Penilaian ini tentu saja masuk akal. Dunia pariwisata punya potensi yang besar baik dalam peningkatan nilai tambah dan devisi maupun dalam soal pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini tentu saja, salah satunya pembukaan lapangan kerja.

Yang menjadi masalah sekarang, angka kunjungan wisatawan asing ke Indonesia tergolong masih kecil.  Bappenas mencatat kunjungan wisata ke Indonesia baru 11,7 persen dari total wisatawan ASEAN.  Memang, ada target yang ingin dicapai, diantaranya Bappenas memproyeksikan 73 juta orang/tahun wisatawan asing datang ke Indonesia. Akankah ini dapat tercapai? Kita lihat saja.

Sementara, di sektor wisata halal, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan 5 juta wisatawan muslim dunia datang ke Indonesia. Begitulah, target demi target dicanangkan pemerintah. Lagi-lagi masalahnya adalah, apakah sekian target ini dapat tercapai?

Dari data yang ada, Indonesia memang memungkinkan untuk mencapai hal itu. Saat ini, menurut data dari Global Muslim Travel Index (GMTI) Indonesia termasuk negara dengan destinasi paling ramah bagi wisatawan muslim nomor dua setelah Uni Emirat Arab. Artinya, sebenarnya, capaian Indonesia tinggal selangkah lagi.

Tentu saja ini mejadi PR besar pemerintah. Setidaknya, target demikian menjadi semacam cambuk bagi pemerintah untuk terus menggerakkan sentor wisata halal, sementara masyarakat juga perlu berkontribusi di sektornya masing-masing (Maria Magdalena/Halaltren.com).