Vaksin Harus Halal, Titik !

Vaksin Harus Halal, Titik !

Pro kontra tentang vaksin masih terus mengemuka. Bagi para penolaknya, mereka berkeyakinan tanpa vaksin, manusia, khususnya anak-anak mereka akan baik-baik saja. Mereka tidak mau menggunakan vaksin terlebih belum ada sertifikat halalnya. Itu yang menjadi keyakinan mereka.

Lantas, bagaimana sebenarnya sikap kita terhadap vaksin? Sebagai seorang muslim tentu saja  kehalalan menjadi harga mati. Vaksin harus halal, titik! Inilah yang perlu menjadi keyakinan kita. Kita memang perlu meyakini bahwa pada dasarnya hukum imunisasi adalah boleh (mubah) sebagai bentuk upaya mewujudkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu. Namun begitu, vaksin yang digunakan dalam imunisasi harus halal dan suci.

Kendati begitu, jika belum ada vaksin halal dan dalam kondisi darurat mengancam jiwa maka diperbolehkan untuk digunakan. Dengan demikian, kelak, ketika vaksin halal telah ditemukan, maka pemerintah wajib menggunakan vaksin halal itu. Seperti kita ketahui, misalnya saat ini, MUI belum menerima pendaftaran dan permintaan pemeriksaan kehalalan vaksin difteri dari pihak manapun.

Saat ini, kita dalam kondisi darurat. Itu sebabnya ada pengecualian,  seperti suatu kondisi keterpaksaan yang apabila tidak dilakukan tindakan imunisasi dapat mengancam jiwa manusia (mudarat) atau kondisi hajat yaitu kondisi keterdesakan yang apabila tidak dilakukan tindakan imunisasi maka akan dapat menyebabkan penyakit berat atau kecacatan pada seseorang.

Baiklah, semoga saja segera ditemukan bahan vaksin yang halal dan suci dengan didukung keterangan tenaga ahli yang kompeten dan dapat dipercaya, Itu harapan umat.(Maria Magdalena/HALALTREN.COM).